h1

Tembus Pandang

November 12, 2009
jubah menghilang

jubah menghilang

Pernakah terlintas dalam pikiran Anda jika seandainya Anda dapat tak terlihat oleh mata orang lain, alias tembus pandang? Yap…!! Saya pikir pasti Anda pernah, karena hal itu adalah salah satu impian paling klasik yang digagas oleh imajinasi kita. Sama seperti imajinasi/ide kita tentang terbang dulu. Dahulu, kita manusia menganggap bahwa manusia dapat terbang adalahhal yang mustahil, dan hanya bisa dilakukan lewat kekuatan magis. Namun, semua dogma itu kandas, saat Joseph-Michel dan Jacques-Entiene Montgolfier, 2 bersaudara asal Prancis, mencatat sejarah penerbangan pertama lewat penemuan mereka, yaitu balon udara. Pada 21 November 1783 seorang pemuda Perancis, Pilatre de Rozier dan Marquis d’Arlandes, naik ke dalam balon Montgolfier dan mengadakan penerbangan bebas selama 25 menit di atas kota Paris. Mereka adalah orang pertama yang melakukan penerbangan udara. Akhirnya, sejarah panjang penerbangan pun dimulai, dan kini, bahkan hampir semua orang tak menyadari bahwa penerbangan yang sering mereka lakukan itu dulunya adalah sesuatu yang ajaib.

Sekarang, bagaimana dengan manusia dapat tak terlihat, atau invisible? Jika kita mengikuti pandangan orang-orang yang hidup setengah millenium  yang lalu, kita pasti akan mengatakan hal yang sama seperti yang terjadi pada sejarah penerbangan dulu. Namun, sekarang kita sudah memiliki sudut pandang yang berbeda, dimana sains-lah yang menjadi pemandunya.

Mustahilkah manusia tak terlihat? Cobalah anda jawab pertanyaan Anda dengan mengungkapkan salah satu ayat Al-Qur’an, yaitu surah Al-A’raf ayat 27 ini, yang artinya : “Sesungguhnya mereka dan kelompoknya melihatmu dari tempat yang kamu tidak dapat melihat mereka.”

Tafsir klasik menyangkutkan ayat tadi dengan setan, yang tak bisa kita lihat, padahal mereka melihat kita. Tapi betulkah hanya setan yang “tak tampak?” Cobalah simak keterangan dalam tafsir jalalain bahwa tidak tampaknya setan adalah akibat dari jasadnya yang sangat halus dan tidak berwarna. Seandainya, syarat itu dapat dipenuhi, maka kondisi tidak tampak seharusnya juga dapat dimiliki manusia. Ketika makna ayat tersebut hanya berhenti pada cerita mengenai setan yang tak tampak, maka selesai saja sudah. Padahal, mungkin ada maksud lain dari ayat tersebut yang mengisyaratkan bahwa manusia pun dapat tidak tampak.

Prof. Oleg Gamosky dari Departemen Quantum and Optical Electronics, Ulyanovsk State University di Rusia Barat, sudah mematenkan cara menghilang dengan penyamaran optikal. Metode itu dinamakan metode konversi radiasi optik. Ribuan manik-manik dari partikel emas berskala super kecil, hingga ketelitian nanometer, dirajut menjadi lembaran tipis yang dapat memelengkungkan pancaran sinar mengelilingi benda yang diselimutinya, sehingga akan tampak seolah-olah transparaan.

Dengan teknologi yang berbeda di tahun 2003, laboratorium Tachi di Universitas Tokyo mendemonstrasikan jubah menghilang, atau “invisiblity cloak”, yang memungkinkan penggunanya tembus pandang. Mirip sekali dengan jubah menghilang mirip Harry Potter, hanya saja ini menggunakan sains, bukan sihir. Konsenya sederhana, memindahkan pemandangan dari sisi belakang ke depan, sehingga seolah-olah tembus pandang. Bagaimana cara kerjanya?

Jubah tadi dibuat dari material baru bernama “retro reflectum”, yang memproyeksikan gambar 3 dimensi dari sisi belakang ke sisi depan jubah, sehingga terlihat bagaikan menembus objek yang diselimutinya. Orang bisa melihat pemandangan yang berada di belakang pengguna jubah tersebut, melewati tubuh si pemakai. Sang penemu, Prof. Susumu Tachi, baru-baru ini memamerkan jubah tersebut di San Fransisco. dalam waktu dekat, ia berharap akan mampu kamar tanpa jendela, tetapi orang yang ad didalamnya akan mampu melihat menembus tembok, sedangkan orang yang diluar tidak mampu melihat apa-apa.

Sekarang, coba baca kembali isi dari ayat Al-Quran di atas tadi, bukankah isinya sama? Subhanallah…! Penemuan baru ini diperkirakan akan sangat mempengaruhi kehidupan dunia di masa mendatang, mengikuti jejak penemuan pendahulunya, yaitu penerbangan. Contohnya, dapat digunakan untu pilot pesawat terbang agar mereka dapat melihat landasan pesawat di bawah mereka. Walaupun demikian, hal ini bisa juga disalahgunakan. Yang terpenting adalah kita mampu untuk menggali ribuan dan bahkan jutaan rahasia yang masih perlu untuk dijelajahi. Ayat tadi hanyalah merupakan satu dari banyak ayat lain yang dapat kita jadikan inspirasi dalam dunia sains dan teknologi demi kemajuan umat manusia. Amin……

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: